Seorang Wanita Pengidap Obesitas
- Tugas Dafi
Wanita kelahiran 42 tahun silam ini memiliki berat badan 220 kilogram (Kg). Bahkan, pada tahun 2019 silam, berat Titi Wati pernah mencapai 350 kilogram hingga akhirnya ibu satu anak ini harus menjalani operasi bariatrik atau penyempitan lambung.Pihak RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalimantan Tengah menyebut penderita obesitas, Titi Wati (42) mengidap infeksi saluran kemih. Hal itu diungkapkan Kabid Humas RSUD Dr Doris Sylvanus Hairil Anwar.
Hairil Anwar mengatakan, Titi Wati mengalami penurunan kesadaran pada Senin (30/1/2022) sekira pukul 02.30 WIB. Ia pun membeberkan diagnosa yang dialami oleh almarhumah hingga dinyatakan meninggal dunia.
"Pasien sebelumnya pernah menjalani operasi pada 2019 silam dan berat badannya sempat turun," ujar Kabid Humas RSUD Dr Doris Sylvanus, Hairil Anwar.
Dalam operasi tersebut, berat Titi Wati berhasil menyusut sekitar 100 kilogram. Tak hanya itu, tingkat gula darah yang semula tinggi, ikut mengalami penuruan di angka 150.
Bahkan pascaoperasi, Titi Wati sempat menjalani program diet dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Hingga akhirnya kondisinya mulai membaik.
Namun, pada bulan November 2022, Titi Wati sempat mengeluhkan sakit lantaran susah Buang Air Besar (BAB) dan kemudian sempat mendapatkan perawatan.
Segala perjuangan dan usaha telah dijalani Tati Wati, tetapi takdir berkata lain. Pada akhir Januari tepatnya, Minggu (29/1/2023) wanita tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum meninggal.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, Ibu Titi Wati mengalami obesitas dan infeksi saluran kemih," tambah Hairil Anwar.
Hingga akhirnya, Titi Wati mengembuskan napas terakhir dan dimakamkan di TPU Muhammadiayah, Jalan Surung, Keurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya.
Kesimpulan :
Obesitas tidak hanya menjangkiti orang dewasa saja, anak-anak pun dapat terjangkiti obesitas, dan permasalahan obesitas pada anak kurang diperhatikan di Indonesia
Sumber :
https://www.liputan6.com/regional/read/5193781/sebelum-meninggal-titi-wati-berhasil-turunkan-berat-badan-dari-350-kg-menjadi-220-kg
obesitas itu bisa terjadi gara gara kebanyakan makan aja atau bisa juga karena genetik
BalasHapus